Bab 9 - Bertemu Sonya

1772 Kata

Langkah Alena terdengar tergesa di koridor kampus, tumit sepatunya beradu cepat dengan lantai. Napasnya terengah, tangan menahan tas yang hampir terjatuh. Ia sempat melirik jam di ponsel—08.56. Empat menit lagi. Masih awal semester dua, dan ia belum sepenuhnya terbiasa dengan ritme padat kuliah hukum. Gedung Fakultas Hukum memang selalu ramai di pagi hari, mahasiswa berseragam rapi hilir mudik membawa berkas, suara obrolan dan derap langkah bercampur jadi satu. Begitu tiba di depan kelas Hukum Pidana Dasar II, Alena menarik napas panjang sebelum membuka pintu. Untung saja dosen belum datang. Ia melangkah cepat ke barisan tengah, mencari tempat kosong. “Alena!” seru Rhea dari bangku ketiga. “Sini, masih ada tempat!” Alena segera duduk di sebelahnya, mencoba menormalkan napas. “Gila, ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN