Argo meraih buah jeruk yang kemudian dia kupas cangkangnya lalu duduk di kursi yang berada di sisi ranjang Zaviya. Pergerakan Argo itu tertangkap indra penglihatan Svarga padahal sedang sibuk mengerjakan sesuatu di MacBook. Pria itu bangkit dari sofa bed di mana sudah tiga jam lamanya Svarga duduk di sana karena area sofa dikuasai mama Kejora, Bude Natalia ditambah kedatangan kakek dan nenek. Svarga mengambil buah apel beserta pisaunya, menarik kursi dari meja makan mendekat ke sisi ranjang Zaviya. Argo mengangkat pandangan dari buah jeruk, menatap Svarga dan pisau di tangan pria itu bergantian. Tatapan Svarga membalas Argo dengan tajam sedangkan Zaviya menoleh ke kiri dan ke kanan menatap Argo serta Svarga secara bergantian dengan kerutan halus di kening. “Buka mulutnya, jeruk ini m