BSW Bab 154

1923 Kata

Raga seperti orang gila menyisir kota demi kota di Singapura. Bodohnya dia karena belum sempat menanyakan di mana wanita itu tinggal bersama putrinya. Dia terlalu bahagia menikmati waktu bersama Haniya dan juga Mara. Berpikir sudah bisa meluluhkan hati wanita itu sedikit demi sedikit, hanya karena Mara tidak pernah menolak ajakannya makan bersama Haniya. Namun ternyata dia salah. Mara tetap kukuh menikah dengan pria itu. Sialnya lagi dia tidak mengetahui nama lengkap pria itu. Pria yang memang tidak ingin ia sebut namanya. Dan karena kebodohannya itu sekarang dia kesulitan mencari keberadaan Mara dan Haniya di negeri singa. Bertanya pada orang tua Mara? Tentu saja sudah. Dan hasilnya bisa ditebak. Mara sepertinya langsung menghubungi orang tuanya dan menceritakan apa yang terjadi, hingga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN