PART. 32

952 Kata

Pengajian 25 hari meninggalnya kakek Tari akan dilangsungkan sore ini. Keluarga Tari dan keluarga Raka sudah datang dari Jakarta. Begitupun dengan Ridwan, Ayah kandung Raka. Seperti biasa, keluarga Tari berkumpul di rumah neneknya. Tari dan Raka membawa Cantika dan Arka ke sana, keluarga Raka pun kumpul di sana. Cantika duduk di atas pangkuan Surya, ia asik menceritakan tentang kejadian perampasan perhiasan pada semuanya. "Amma hebat Opa, gini..(ia turun dari atas pangkuan Opanya, lalu menirukan gerakan tendangan Tari) ciaat!...ciaatt!!..musuh Amma jatuh Opa! Telus...telus..penhajatnya..." "Penjahat" ralat Tari. "Pen-ha-jat" "Pen-ja-hat" "Ya itu, telus ya itunya mau kabul pakai motol Opa, tapi bajunya ditalik olang yang bantu Amma, pen..pen..ya itunya jatuh Opa, telus..datang Polisi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN