Flashback on... Edgar baru saja menyelesaikan segala pekerjaannya ketika pak Wisnu menelponnya dan meminta bertemu dengannya. Pak Wisnu ingin menyampaikan sesuatu hal kepada Edgar. Dan tentu saja Edgar langsung setuju untuk bertemu. Ia yakin pasti pak Wisnu membawa berita tentang Lea. "Enzy minta supir saya menyiapkan mobil di lobby. Saya mau pergi sekarang, perintah Edgar pada sekretarisnya. "Baik pak." Setelah Enzy mendapat telepon dari sang bos ia pun langsung meminta supir sang bos untuk menyiapkan mobil. Edgar sudah siap untuk pergi. Dan sepanjang jalan menuju lobby banyak orang yang menyapanya karena memang Edgar adalah CEO di perusahan ini. Tapi Edgar sama sekali tak menggubris sapan dari para karyawannya. Sikap Edgar memang berubah menjadi dingin dan mudah marah sejak Lea menin