"Ini kapan testnya?" tanya David dengan suara, dan tangan gemetar. David memegang test pack di tangannya. "Barusan ... kenapa? Mister nggak senang aku hamil, inikan salah Mister sendiri enggak pa ...." kalimat Dilla terhenti, saat melihat David melakukan sujud syukur. Suaranya bergetar, matanya berkaca-kaca saat memanjatkan syukur kepada Allah yang sudah melimpahkan berkahnya. David memeluk Dilla erat. "Aku bahagia luar biasa, Dilla ... luar biasa, terima kasih, i love you ... i love you so much, jaga baik-baik bayi kita di dalam kandunganmu ya, Sayang." David mengecup puncak kepala Dilla. Dilla mendongakan wajah untuk menatap David. David menurunkan kepala, dikecup bibir Dilla. Dilla merespon kecupan David dengan memagut bibir David. David meloloskan baju, dan bra Dilla tanpa protes se