Dan hal yang menyenangkan terjadi lagi setelah suamiku,eh boleh dong panggil suamiku kan emang suamiku ya kan?.Dia memang mengurus bibi yang akan cuti bekerja untuk menengok keluarganya sedangkan aku menunggunya di kamar baru kami di atas.Kami bergumul di kamar dan tidak ada yang mengganggu. “Apaan sih yang masa aku di suruh nungging trus!!”protesku. Rey tertawa lalu menunduk memeluk tubuhku yang sudah di posisi nungging. “Aku udah bilang kan kalo aku dendam sama bokongmu,udah berbulan bulan siksa aku yang”jawabnya sambil meremas dadaku yang menggantung. Aku tertawa pelan. “Dendamnya terlalu kesumat sampai aku ga di biarin telentang”protesku lagi. Rey tertawa pelan lalu bangkit dan di suntiklah aku oleh suntikan kingkong.Udah berubah begitu dan bukan suntikan kebo lagi.Hadeh dower ga

