“Kal!,are you okey?”tanya Rey dari balik pintu kamar mandi kamar hotel tempat aku dan dia bermalam. “Ya!!,aku berendam dulu”jawabku berdusta. “Okey….”desis Rey lalu langkahnya menjauh. Berendam apanya?,dari tadi aku duduk melamun di toilet karena bingung gimana hadapi Rey.Astaga…perjanjian sialan yang aku buat,jadi senjata makan tuan buatku.Aku yang jadi terus menerus grogi saat masuk kamar hotel ini berdua Rey. Mama mencegah Nina aku bawa menginap di kamar dan membawa Nina pulang ke rumah mama. “Nanti Nina ganggu kalian,kalo malam bangun dan minta susu.Biar mama yang urus.Papamu sudah tidak seantuasias Rey yang sudah lama berharap tidur seranjang denganmu”jawab mama dan menimbulkan gelak tawa papa dan papa mertuaku. Rey juga tertawa sedangkan aku cuma bisa merona sambil meringis. “

