Author’s POV Keyra dan Giandra berjalan di sepanjang koridor rumah sakit dengan langkah tergopoh-gopoh. Giandra mengingatkan Keyra untuk tetap berhati-hati dan mengingat bahwa saat ini dia sedang mengandung. Setiba di ruang tempat Kaisha dirawat, Keyra melihat Wenda tengah menangis sesenggukan didampingi seorang laki-laki yang tak lain adalah Adnan, suami Wenda, alias ayah tiri Kaisha. Dia juga melihat Raynald, Erlan, Fadel, Ghaza, Bianca. Merry. Tyas, dan Sheila tengah duduk terkulai di lantai dengan wajah-wajah pias. Begitu melihat Keyra datang, murid-murid perempuaannya menghambur memeluknya bergantian dan mereka menangis. Adiknya Erlan pun tak ketinggalan memeluknya. “Bu..Kaisha sedang berjuang di dalam. Dia melukai pergelangan tangannya dan keluar banyak darah.” Ghaza menangis ter

