76. Janji

1778 Kata

SELAMAT MEMBACA - - - - - - Hari sudah siang saat Burhan dan Rony baru saja sampai di ruang VVIP yang Dewa dan Alea tempati saat Rani langsung mengambil alih Violet dari gendongan Rony. Bocah cantik yang semakin montok itu langsung bergelanyut manja di wanita paruh baya yang sejatinya adalah neneknya. "Astaga kenapa cucu nenek ini cantik sekali, harum lagi," ucap Rani sambil mencium pipi gembul Violet bergantian kiri dan kanan. Dan sontak membuat Alena menarik baju Rani. "Nenek, jangan cium adek kayak gitu, nanti pipi kapten habis nenek," ucap Alena menghentikan ciuman neneknya pada adik lucunya yang baru kemarin dia miliki. "Kalo gitu Alena yang nenek cium, mau?" Ucap Rani. Dan tanpa mendapat persetujuan dari Alena Rani sudah lebih dulu membubuhkan Alena dengan ciuman di seleba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN