Alvaro duduk di ruang tamu sambil mengirimkan pesan kepada mamanya kalau dia sebentar lagi akan ke sana. orangtuanya meminta pulang. Dia juga sudah izin kepada kedua mertuanya. Tapi lihat saja bagaimana kelakuan anak-anak kalau Alvaro sudah rapi. Keduanya pasti akan menempel padanya. Seolah mengerti kalau sebentar lagi akan keluar rumah. “Kakak, ambilin Kakek asbak di dekat akuarium!” Aiden turun dari sofa karena mengerti ini adalah pengalihan mertuanya agar dia bisa pergi dari rumah tanpa anaknya menangis ingin ikut. “Papa duduk situ!” perintah Aiden dan seolah mengerti sebentar lagi Alvaro akan pergi. Yang belum bisa disingkirkan adalah Alea. Tatapan anaknya yang dari tadi tidak lepas dari Alvaro. Anaknya menyengir waktu itu. “Papa mau ke mana?” “Papa nggak ke mana-mana.” “Kenapa