Hepi reading.. Maaf, mood masih hilang timbul. Semoga feelnya tetap dapat. . . Mas Amar ajakin aku temenin dia ke pesta temennya besok sore," ucap Kayla yang tengah menikmati pijatan kakinya. "Ini udah yang ke tiga kali dalam bulan ini. Perasaan dulu dia gak masalah pergi sendiri." "Mana aku tau, Bunny. Aku mah, oke aja." "Kamu juga ngapain yang begitu diturutin." Agastya memasang wajah masam yang membuat Kayla, bukannya takut malah tekekeh geli. "Dia bos aku, kalau Mas lupa," jawab Kayla acuh. "Nurut tuh sama suami, bukan sama bos." "Dia yang kasi aku gaji." "Aku bahkan kasi kamu nafkah sepuluh kali lipat dari gaji kamu setiap bulan, kamu bisa berhenti kerja," ucap Agastya serius. "Eh, jangan dong, hunny bunny, aku bercanda," cengir Kayla sambil menarik tangan Agast

