83. Kakak Terbaik

1349 Kata

hepi reading, komen yg rame yaa.. . . Deru nafas keduanya masih terdengar cepat sisa pertempuran panas mereka yang berakhir lima detik yang lalu. Agastya masih berada di atas tubuh Kayla, menyurukkan wajahnya pada ceruk leher sang istri. "Thanks Hunny, that was great. Love you so much," ucapnya di sela tarikkan nafasnya. Agastya mengangkat kepalanya, memperhatikan Kayla yang memejam tak memberikan tanggap. "Hun, ada yang sakit? Aku kekencengan tadi?" Gusar Agastya. Kayla membuka matanya dan tersenyum, meraih wajah sang suami agar mendekat dan mengecup bibirnya singkat. "Makasi juga, Bunny. Tadi enak banget," balasnya sambil kembali mengecup bibir sang suami. "Sekarang, awas!" Kayla mendorong tubuh Agastya agar beranjak dari atas tubuhnya. Ia kemudian menarik bantal yang tel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN