Mandi

1234 Kata

Pintu connecting yang menghubungkan kamar Reina dan Rian terdengar suara ketukan. Reina yang baru keluar dari kamar mandi —setelah seharian jalan-jalan di sekitar hotel, merasa heran karena tumben sekali pacarnya itu mengetuk pintu dan tidak langsung masuk seperti biasanya. Reina yang kala itu sudah memakai pakaian tidur, berjalan menghampiri dan membuka pintu ke samping. Senyum manis dan hangat tampak di wajah Rian yang lelah. Lelaki itu bisa dipastikan capek setelah seharian mengikuti kegiatan seminar. "Baru pulang?" tanya Reina merujuk pada penampilan Rian yang masih sama seperti saat lelaki itu pamit tadi pagi. Perbedaan yang terlihat adalah ikatan dasi yang sudah melonggar dengan satu kancing kemeja bagian atas yang telah dibuka. "Ehm, ya. Maaf aku tidak menepati janjiku har

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN