Jill tersentak bangun. Begitu ia membuka mata, hal pertama yang ia lihat adalah punggung seorang pria yang duduk sangat dekat dengannya. Ini memang salahnya sendiri karena tertidur di lokasi syuting. Sosok itu menoleh dan tersenyum hangat. "Sudah bangun?" "Mas Kai ...," desah Jill lega. Namun setelah keterkejutannya hilang, kelegaannya berganti rasa jengkel. "Bikin kaget aja." "Apa salah saya, Jill?" tanya Kai polos, sama sekali tidak mengerti di mana letak kesalahannya. "Saya cuma duduk di sini." "Kaget tau, Mas! Buka mata tau-tau ada orang." Setelah cukup lama tidak bertemu, entah mengapa melihat sosok Kai membuat Jill merasa senang. Dan anehnya lagi, tiba-tiba saja kekakuan di antara mereka seolah mencair. "Kamu juga kenapa tidur di sembarang tempat? Apa nggak takut ada orang

