SWEET MOMENT 2

1087 Kata

"Saya datang dengan maksud memberitahu sekaligus meminta restu untuk menikahi, Jill." Hening. Begitu sebaris kalimat penuh keyakinan itu terlontar dari mulut Kai, baik Hadi atau Sastri sama-sama terkejut. Di pihak lain, tangan Jill bergetar halus. Ia begitu gugup dan tegang. Bahkan bukan saja bergetar, tangannya terasa begitu dingin dan basah. Jourell yang menyadari kegelisahan Jill, mengambil tangannya yang bebas dan menggenggamnya juga. Sama seperti yang ayahnya lakukan. Jill menoleh ke arah Jourell dan mendapati bocah itu tersenyum lebar menyemangatinya. "Papa dan Bude keberatan?" tanya Kai ketika keduanya masih belum memberikan tanggapan sama sekali. Hadi menggeleng kecil. "Papa bukan keberatan. Hanya terkejut saja." "Bude juga sama sekali tidak keberatan,” tutur Sastri setel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN