Pagi yang super hectic seperti biasanya. Si kembar sekarang sudah sekolah di SD kelas satu, karena itu mereka bersiap lebih pagi dari biasanya. Di SD mereka masuk kelas lebih awal dibanding waktu TK. Deya menyiapkan sarapan. Ia melirik suaminya yang berjalan menuruni tangga. Dia melirik ke arah dapur. Mood dari semalam yang sudah memburuk menjadi bertambah buruk kala melihat suasana dapur yang kacau. Deya belum sempat membereskan. “Kok dapurnya berantakan?” Erlan mengembuskan napas kekesalan. Deya sedikit sewot teringat semalam yang mengecewakan. Ya mengecewakan. Erlan meminta Deya mengenakan lingerie seksi yang ia beli seminggu yang lalu. Dia meminta Deya untuk menunggu sampai Erlan selesai mengoreksi skripsi. Karena terlalu lama, Deya ketiduran, tak kuat menahan kantuk. Saat Erlan sud

