Elmera menatap pada Netha yang berada di rumah sakit dan semua sedang berkumpul di sini. Wanita itu melahirkan anak perempuan yang amat mungil. Tatapan Elmera selalu tertuju pada bayi kecil itu, mau menyentuhnya pun takut. Jadi dia hanya melihat saja dan menaatp pada perutnya yang masih rata dan belum ada tanda-tanda dirinya hamil. “Elmera, kau tidak mau menggendong anakku?” tanya Netha. Elmera menggeleng pelan. Kemarin Reva juga memintanya untuk menggendong anak wanita itu, Elmera menolak halus mengatakan kalau dia tidak bisa menggendong anak Reva. Takut nanti bayi kecil nan mungil itu akan patah di tangannya. “Tidak. Aku nggak mau buat dia kenapa-napa.” Ucap Elmera, tangannya mengapai tangan kecil itu. Elmera terkejut ketika jarinya digenggam oleh tangan kecil itu. Elmera terseny