BUKA AIB

1611 Kata

Anne duduk manis di depan cermin, mengoles lipstick tipis-tipis ke bibirnya. Surainya dibiarkan tergerai, menutupi sepasang anting mungil yang tersemat di telinga. Gaun kasual berwarna sage green jatuh elegan di tubuhnya. Begitu ia berdiri, mengambil sling bag, pantulan dirinya di kaca terlihat siap. Di sisi lain, Ben masih bergumul dengan sepatu. Ia duduk di tepi ranjang, satu tangan menahan lutut, satu lagi berusaha menarik tali sepatu sport hitamnya. Usahanya tak lancar. Tiap kali tubuhnya membungkuk sedikit, wajahnya otomatis meringis, rahangnya menegang, bahkan napasnya jadi seperti habis angkat barbel. “Baby…” keluhnya sedih. Anne terkekeh. Ia mendekat, bersimpuh di depan Ben, mengikatkan tali sepatu diiringi helaan frustasi suaminya. “Kan aku bilang tadi pakai yang slip-on aja.”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN