Badan tegap berjas itu berjalan santai memasuki gedung pencakar langit dengan wajah angkuhnya, beberapa karyawan yang bersimpangan denganya sedikit membukukan badan hormat "Selamat pagi Tuan Rauel" sapa Devi sekertaris Vito, saat Vito melewatinya Vito hanya mengangguk acuh lalu memasuki ruanganya Ya orang itu adalah Ervito, orang yang 6 tahun lalu kehilangan gadisnya, "Oii kak!" Sapa Felix menyembulkan kepalanya ke ruang kerja Vito Vito melirik sebentar lalu kembali melakukan pekerjaanya Felix menghembuskan nafas lelah lalu bergerak memasuki ruangan besar milik petinggi itu "Mau sampai kapan lo kaya gini kak? Udahlah lo harus move on dari Rara" ujar Felix mendudukan dirinya di sofa "Jangan maksa gue nglakuin hal yang gabisa gue lakuin!" Gumam Vito datar Felix memutar bol

