Happy reading. Pagi itu Shaka bersama kedua temannya, Jeff dan Jonatan sedang berada diparkiran. Dari arah kejauhan datang gadis cantik yang menghampirinya. "Hai Shaka, kok kamu semakin tampan aja, sih?" ucap gadis itu dengan kerlingan mata. "Aku memang sudah tampan sejak dari lahir," jawab Shaka datar. "Apa nanti malam kamu ada acara Kha?" tanya gadis itu lagi. Shaka tersenyum kemudian mendekat ke arah gadis itu, tangan Shaka terangkat dan menyentuh pipi gadis tersebut, tentu saja hal itu membuat sang gadis merona dan senang. Tapi tiba-tiba dari arah samping ada seseorang yang memukul wajah Shaka. "Alan!!!" teriak gadis itu "Marta, sudah kuperingati jangan main-main dengan ku!" bentak laki-laki yang bernama Alan itu. Hidung Shaka berdarah, dia tidak terima dipukul oleh musuhnya it