Aku langsung menghentikan langkahku, saat tiba di depan pintu masuk rumah seorang gadis, yang selalu aku cintai. Akhirnya, aku memutuskan untuk melajukan mobilku menuju rumahnya Della, karena aku ingin meminta maaf padanya, dan memintanya untuk mengulang semuanya dari awal, dan kuharap, semoga ia mau menerima permintaanku. Dengan sedikit berat aku menghela nafas, mengulurkan tangan kananku, dan mengetuk pintunya yang tertutup begitu rapat. Tok tok tok... Suara ketukan pintu pun langsung terdengar, dan memecah keheningan di tempat ini yang cukup sepi, walaupun saat ini waktu baru menunjukkan pukul 8 lebih 15 menit. "Iya, sebentar" pekik seseorang dari dalam sana. Mendengar suara tersebut membuatku bernafas sedikit lega, karena rupanya ia ada di rumah, sebab tadi aku sempat berpikir, ka

