"Sayang, kamu baik-baik aja?" Aku langsung terperanjat dan tersadar dari lamunan saat merasakany tangan suamiku yang menggenggam tanganku. "Ya, aku baik-baik aja" jawabku menganggukkan kepala. "Terus kenapa kamu diam aja?" Arsen bertanya mengangkat satu alis. "Enggak apa-apa kok. Aku cuma terkejut karena udah beberapa bulan aku enggak mendengar namanya" jawabku menundukkan kepala. "Maksud kamu Arya? ia kembali bertanya dan aku mengangguk. Ia menarik nafas dalam-dalam dan membuangnya dengan sedikit kasar. "Sebenarnya belakangan ini aku cukup sering chatan sama Arya, cuma aku emang sengaja enggak memberitahu kamu. Karena aku takut kamu malah jadi memikirkannya" "Iya, enggak apa-apa. Aku ngerti" aku mengangguk dan beralih menatapnya. "Terus kenapa kamu ingin membicarakan tentangnya? Ada

