"Selamat datang di Amsterdam" Arsen berkata, menoleh ke arahku dan tersenyum. Setelah menempuh perjalanan selama tujuh belas jam lebih, akhirnya kami pun tiba di kota tujuan kami, yaitu Amsterdam. Dan di kota ini lah kami akan berbulan madu. Jika boleh jujur, aku tidak menyangka jika akhirnya bisa menginjakkan kakiku di negara impianku ini. Rasanya seperti mimpi, karena sejak dulu aku ingin sekali berkunjung ke negara Kincir Angin ini. Sebab menurutku, negara ini sangat indah seperti negeri dongeng. Sekarang impianku itu menjadi kenyataan. "Terima kasih" aku tersenyum dan menoleh ke arah suamiku. "Dan terima kasih juga kamu telah mewujudkan impianku" Sebuah senyuman terukir di wajah Arsen setelah mendengar yang aku katakan. "Sama-sama, sayang. Selama itu membuatmu bahagia maka aku akan

