"Sekali lagi, saya ucapkan selamat padamu Della, saya ikut merasa senang karena kini kamu telah naik jabatan" ujar Arya, tersenyum, dan menoleh ke arahku yang berjalan di sebelahnya. "Terima kasih pak– Ah, maaf, maksudku mas" ucapku, menundukkan kepala, dan tersenyum canggung. "Sama-sama" ia menggangguk, tersenyum, dan tanpa melepaskan pandangannya dariku, "Dan untuk merayakannya, bagaimana kalau saya traktir kamu makan di restoran? Kamu bebas mau memilih makanan, dan minuman apa saja. Bagaimana, apakah kamu setuju?" tanyanya, menatapku, dan mengangkat satu alisnya. "Boleh mas" aku menggangguk, dan menoleh ke arahnya, yang berjalan di sebelahku, "Tapi yang naik jabatan kan saya, dan seharusnya, saya yang traktir mas, bukan mas yang traktir saya" ucapku, terkekeh dengan canggung, dan kem

