Aku terdiam, memperhatikan semangkuk bakso yang berada di depanku, yang sama sekali belum kusentuh. Siang ini, aku memutuskan untuk menyantap makan siang, di penjual bakso dan mie ayam langgannya Carissa dan Elina, sebab aku sedang ingin memakan bakso; namun sedari tadi, aku—terus teringat dengan yang tadi malam kukatakan pada Arsen, disaat kami sedang mengobrol via telepon. "Aku ingin kau menjauhiku, dan anggap saja kita tidak pernah kenal" Entah mengapa, kalimat tersebut terus-menerus terngiang di kepalaku, membuatku merasa bersalah, dan menjadi jahat, seolah aku sudah melakukan suatu hal yang merugikan banyak orang. Namun aku melakukan hal tersebut, agar aku dan dirinya bisa menjalani kehidupan masing-masing, dan melupakan masa lalu kami; sebab jika—kami tetap dekat ataupun menjadi te

