Bab 124

1002 Kata

Seisi rumah membicarakan kehamilan Gauri penuh haru, seperti Nyonya Revalina dan semua pelayan. Jika yang sirik, jangan ditanya lagi. Pasti dua orang sekutu yang tidak pernah bisa akur. Bagi Nagita, adalah mimpi buruk saat mengetahui hal ini. Apalagi dia masih merasa marah dengan sikap Dev waktu itu. "Ibu tidak bisa mengungkapkan keharuan mendengar kabar bahagia ini, Nak. Ibu sangat senang." Nyonya Revalina menitikkan air mata. Gauri tersenyum mendengar ada yang senang dengan kabar kehamilannya. "Kamu yakin hamil?" tanya Tante Indri yang meragukan. Gauri mengangguk sebagai jawaban. "Anak, Dev?" lanjut Tante Indri yang membuat semua orang terkejut. "Tante meragukannya?" Sinis Gauri menatap wanita itu. Dia mengepal tangan penuh amarah, tapi tidak ingin meluapkannya. "Indri, ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN