Dengan telaten, Gauri membersihkan wajah Dev dengan kapas yang diberi sedikit pereda nyeri. "Kamu itu kenapa sih, Dev, suka banget sama kekerasan. Kalau nanti anak kita ikut jejak ayahnya gimana? Aku nggak mau punya anak yang suka dengan kekerasan," kata Gauri disela-sela aktivitas tangannya. Anehnya, Dev hanya diam saja tanpa berkata apapun. "Dulu Buni selalu mengingatkan, jika seorang wanita sedang hamil, maka sebaiknya dia tidak melakukan sesuatu yang menjadi pantangan. Begitu juga dengan sang suami," tambah Gauri usai membersihkan semua luka di bagian wajah Dev. Selanjutnya dia mulai memeriksa bagian punggung tangan dan lengan Dev. "Ya Tuhan, kenapa tangan kamu jadi seperti ini sih, Dev. Harusnya tangan ini membelaiku, mengusap seluruh tubuhku, mencari nafkah untukku. Bukannya

