Bab 121

971 Kata

Dev mendekati Gauri yang terlihat sedang sibuk di depan komputer. Sesekali Gauri juga menggaruk kepalanya. "Apa kamu mengalami kendala?" tanya Dev yang datang dengan secangkir kopi di tangannya. Gauri berbalik, menatap Dev tanpa selera berbicara dengannya. "Dev, bisakah aku bertemu dengan, Briyan?" Dahi Dev berkerut. "Briyan? Untuk apa kau perlu bertemu dengannya?" Rasa tidak suka Dev langsung muncul. Gauri menghela nafas berat, kemudian menyandarkan punggungnya ke kursi putar. "Jujur saja … aku tidak bisa menyelesaikan ini sendirian. Kau kan tahu, ini baru pertama kalinya bagiku. Aku butuh pembimbing yang bisa membantu, Dev." "Kenapa harus, Briyan? Kenapa tidak orang lain saja?" sela Dev tidak suka. "Karena Briyan itu sahabat kamu, Dev. Jika aku meminta pada orang lain, belum t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN