Nagita menghampiri Dev yang kala itu sedang duduk di luar, di tangannya terdapat segelas minuman bersoda. Penuh kegembiraan karena baru saja Dev dan Gauri terlibat dalam masalah, Nagita menghampiri pria itu. "Kamu butuh teman?" Nagita menepuk pundak Dev ringan. Dev bergeming. Dia kembali meneguk minuman di tangannya. "Jika sedih, kenapa tidak mencariku? Biasanya setiap ada masalah, kamu pasti menemuiku." Nagita sudah menyandarkan kepalanya di bahu Dev, memeluk satu lengannya juga. Dev menghela nafas panjang. Tatapannya penuh kekosongan. "Maafkan aku, kemarin aku sempat kasar padamu," lirih pria itu yang tiba-tiba saja merasa menyesal memperlakukan Nagita hari itu. "Entah itu karena keadaan, atau mungkin memang karena kamu menyesalinya. Yang mana kamu maksudkan, Dev?" Nagita sengaj

