Dev menarik dan membawa Gauri ke kamar, setelah itu mengunci pintu agar Gauri tidak bisa lagi keluar seperti tadi. "Dev, apa maksudmu berpura-pura seperti itu tadi?" cerca Gauri marah. Niat Dev ingin memarahi Gauri, tapi malah dirinya yang dimarahi. "Kau keterlaluan, Dev. Sandiwaramu itu benar-benar kelewatan. Bagaimana jika kau tertusuk beneran?" Lanjut Gauri kesal. "Maka kau akan kehilangan aku," sahut Dev santai dan tenang. "Dev!" Gauri meninggikan suaranya dengan geram. "Bisakah kau menanggapi ini dengan serius?" "Oke, oke." Dev mengarahkan tangan ke depan. "Sekarang aku tanya padamu, apa kau benar akan membunuhku jika aku membunuh mereka?" tanya Dev mulai serius. Mata Gauri mengerling sebentar, lalu membuang tatapan ke arah lain. "Ya," sahutnya masih dengan perasaan marah

