Bab 40 | Gosip Para Mertua

1617 Kata

Satu tangan anak perempuan itu memegang terompetnya erat, lalu satu tangannya menggenggam erat tangan ibunya. Sera mendongak untuk melihat ibunya dan mengulum senyum. Sheya juga ikut tersenyum dan mengecup kening anak itu sambil balas menggenggamnya tidak kalah erat. Dia merasakan ketegangan di wajah putrinya itu. "Sera gugup Ibuuuu." Ucap Sera sambil berbisik, dan Sheya kini mengangkat genggaman tangan mereka lalu mengecupi punggung tangan mungil itu. "Kak Sera pasti bisa. Ibu yakin. Kalau tidak menang, juga tidak apa-apa, ini kan permainan, ada yang menang dan kalah. Tapi yang Ibu tau Kak Sera sudah berusaha yang terbaik, dan Ibu sudah bangga dengan itu. Menjadi pemenang hanya bonus, oke?" Bisik Sheya memberikan kata-kata penyemangatnya dan Sera mengangguk dengan hati yang lebih te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN