Faye 49

2186 Kata

Enam bulan berlalu sejak kejadian yang menimpa Faye, kini kondisi gadis itu sudah lebih baik. “Sayang, masak apa?” Xander menghampiri kekasih yang masih berkutat di dapur. Gadis itu menoleh, tersenyum. Tampak Xander menguap, baru saja bangun tidur. Ia terkekeh seraya menggeleng. “Aku masak makanan kesukaan kamu, bakso homemade dengan bawang goreng yang banyak.” Faye melirik ke arah panci yang mengepul, bakso-bakso itu mengapung, kuahnya yang tampak segar begitu menggoda. Xander langsung menelan ludah, menghirup aroma bawang putih dan daging yang wangi. Ia tersenyum. “Terima kasih, Sayang. Aku pasti akan makan dengan lahap.” Mata Xander berbinar menatap panci tersebut, hendak meraih gagang sinduk. Namun, dicegah oleh Faye. Perempuan yang masih mengenakan dress rumahan bermotif b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN