63. Pernikahan

1027 Kata

"Lukman, maafkan Bapak telah membawamu ke dalam masalah Raina," Bapak mengusap wajahnya lalu menjatuhkan punggung di sandaran sofa. Wajah tua itu tampak lelah. Tapi, Lukman justru tersenyum. "Bapak jangan berbicara seperti itu. Saya melakukan semua ini untuk Raina. Tak ada sebuah keterpaksaan sama sekali. Seperti yang pernah saya katakan pada Bapak, Ibu dan juga Raina sendiri. Saya serius mencintai Raina. Tanpa memandang status atau apapun itu karena hati saya yang telah memilih sendiri kemana saya harus melabuhkan cinta saya. " Raina tak mampu berkata apa-apa karena kini wanita itu sudah berkaca - kaca. Ia terharu akan tulusnya cinta Lukman kepadanya. Tapi di dalam hati Raina tetap merasa kasihan pada Lukman karena harus mencintainya yang nyata-nyata adalah seorang janda. Lukman juga be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN