Anjani tidak bisa terlelap. Ia sudah mencoba posisi tubuhnya dengan duduk, tengkurap, miring kanan dan kiri, bahkan berkeliling kamar, berharap rasa kantuknya datang. Namun usahanya sia-sia, karena hingga pukul dua dini hari, rasa kantuk belum juga menghampirinya. Anjani sedang berpikir keras setelah makan malamnya tadi bersama kedua orang tuanya, dan sang mama meminta dirinya mengundang Arjuna di akhir pekan nanti untuk makan siang bersama. Tentu saja hal itu mengejutkannya. Karena setahu dirinya, sang mama masih sangat menentang hubungannya dengan Arjuna. Lantas apa tujuan Mama Sinta mengundang Arjuna, pikir Anjani bingung. Pada siang harinya, Anjani membuat janji dengan Fitri dan Ami. Mereka bertemu di sebuah restoran untuk makan siang bersama sekaligus melepas kangen. Mengingat sudah