“Bapak ga pegel?” tanya Uci pada Bapak yang sejak tadi menggendong Rima. Rima hanya berpindah tangan padanya saat putrinya itu haus. Selebihnya dia tidur dan bangun di gendongan Bapak. “Ga, gue bahkan bisa jagain Rima sama adek-adeknya tanpa bantuan orang lain. Nanti kalo mereka udah lepas ASI dan kalian mau bulan madu titip aja mereka sama gue.” Tak lupa Bapak menunjukkan raut sombongnya. Iya deh Bapak yang udah pengalaman sama bayi. Uci menyengir, beruntung di sini saat ini tidak ada Raka jadi ia tidak perlu salah tingkah. Raka, Bang Bima dan Bang Edo masih belum pulang, mungkin karena sekarang sudah masuk jam pulang kerja makanya jalanan macet. Uci dan Raka memang tidak mengundang teman ataupun kerabat jauh, sebagai gantinya mereka memberikan makanan untuk beberapa panti asuhan. Ini a

