BAB 72. Situasi Yang Sebenarnya

2006 Kata

Flora menangis sejadi-jadinya begitu naik ke mobil Adrian. Kakeknya itu langsung memeluknya dengan erat sekali sementara Regarta terus melajukan mobilnya menuju kediaman mereka. "Tolong selamatkan mereka kek! mereka orang-orangku! mereka orang-orang baik!" Ucap Flora sambil memohon. "Om sudah mengirimkan orang untuk membantu mereka. Kita berdoa saja yah Flora!" Regarta yang menjawab dengan lembut. Tapi Flora tetap menangis sambil gemeteran, membuat Adrian mengumpat kesal sekali di dalam hati. Laki-laki itu hanya diam saja sambil mengelus punggung Flora untuk menenangkan cucunya itu. Tidak mau menunjukkan kemarahannya di depan cucu tersayangnya. Begitu sampai di rumah, Flora masih menangis hingga dia kelelahan dan tertidur. Gadis itu juga sangat mengkhawatirkan suaminya yang sedang pergi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN