Demi mempersingkat waktu, Bubu langsung memulai sidang lanjutan. Bubu langsung meminta orang tuanya membawa Dhidy ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan luka-lukanya, tapi Dhidy tidak mau dan ingin menunggu bersama Chen. Dhidy berdalih baru akan pergi bila semuanya sudah selesai apalagi bagi Dhidy, Chen sama sekali tidak bersalah. Dhidy susah payah berucap dengan ucapan yang sungguh lirih. Semuanya menyimak ucapan Dhidy tanpa terkecuali Rafael sekeluarga. Rafael sekeluarga sungguh peduli, mereka akan mendukung Dhidy, membantu Dhidy menyelesaikan semuanya. Apalagi bila kenyataannya Dhidy justru terluka sangat dalam karena biar bagaimanapun, Chen pasti memiliki alasan kuat kenapa Chen begitu marah pada pak Mulya. “Jangan lupa, Dy. Semua keterangan yang saya katakan, sesuai dengan apa ya