Sesuai janji, pagi sekali mobil Kai sudah terparkir di kediaman Hermawan. Awalnya Kia ingin menjemput Xella jam 9 pagi tapi mendadak ia mendapat telepon dari ibunya dan meminta untuk datang ke rumah lebih pagi. Maka dari itu, waktu sarapan dihabiskan Kai bersama dengan Xella serta orang tua gadis itu. Setelah selesai sarapan dan ayah Xella juga berangkat kerja, kini waktunya Kai mengajak Xella pergi ke rumah orang tuanya. “Apa kamu masih ngantuk?” Tanya Kai yang melihat Xella menguap beberapa kali. “Lumayan karna semalam saya agak susah tidur.” “Kenapa bisa begitu? Ada hal yang buat kamu tidak bisa tidur?” Xella menggeleng pelan, malu jika mengatakan yang sejujurnya. Jelas saja ia tidak bisa tidur setelah apa yang terjadi semalam. Rasa bahagia dan tidak percaya, terus saja membayangi d