65. Saran Dari Risna

1061 Kata

[Ana, maaf karena aku tidak pulang ke apartemen. Aku ada sedikit urusan dan mungkin selama beberapa hari ke depan, aku belum bisa menemanimu. Kuharap kamu bisa mengerti.] Ana membuang kasar napasnya setelah membaca pesan yang Ken kirimkan padanya. Sejak kemarin pria itu tidak nampak batang hidungnya. Dan pagi ini dengan mudah mengatakan demikian. Ana berpikir, apa Ken pikir dia hanyalah tempat pelarian sementara. Bukan menjadi rumah dan jujugan untuk pulang. Jika seperti itu, lantas untuk apa pria itu mengatakan seolah-olah serius ingin menjalani pernikahan dengannya. Ana mengusap perutnya yang masih rata. Memejamkan matanya merasakan jika jalan hidupnya tak akan mulus-mulus saja. Akan ada banyak rintangan yang harus dilaluinya. Jujur, Ana takut sekali akan nasib anaknya nanti seperti ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN