Bag 70

1614 Kata

"kita.." "baiklah" potong Stefani berusaha tegar ketika Harry Wijaya belum sempat melanjutkan ucapannya. "apanya yang baiklah?" tanya Harry Wijaya sambil mengerutkan alisnya bingung. Stefani menatap Harry Wijaya dengan tatapan sendu namun berusaha memasang wajah datar. "Mas mau kita berpisah kan? Baiklah aku setuju. Jadi kapan Mas akan menceraikanku di pengadilan?" tanya Stefani dengan suara sedikit bergetar. Harry Wijaya mengeraskan rahangnya ketika mendengar ucapan Stefani. "Jadi itu yang kamu inginkan? Kita berpisah?" tanya Harry Wijaya dingin. Stefani menatap Harry Wijaya kesal. "bukankah Mas Harry yang ingin kita berpisah?" "memang kapan aku mengatakan ingin berpisah denganmu? Bukankah kamu yang ingin berpisah dariku? Bahkan kamu melarikan diri selama bertahun-tahun!" sindir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN