Bag 78

1214 Kata

Hani menatap kosong hamparan pasir putih di depannya. Ini sudah hampir dua minggu dirinya menghilang dari kehidupan Bara. "Perasaan Hani gak enak.." Hani memegang dadanya sendiri yang terasa berdenyut nyeri "A'a baik-baik aja kan disana? A'a harusnya udah bahagia sekarang .." monolog Hani dengan mata berkaca-kaca. "Ami, tenak oleq non Hani" (Ami, ajak pulang non Hani) "nggih inaq" (iya ibu) Sayup sayup terdengar percakapan antara Inaq Johar dan Ami dari arah belakang Hani. "Non Hani ayok kita pulang" Hani menatap kesal Ami-yang adalah anak dari Amaq Gigir -. Amaq Gigir pria berusia 45 tahun adalah penjaga rumah yang di beli Harry Wijaya di sebuah pedesaan di daerah Lombok delapan tahun yang lalu. "udah berapa kali kak Hani bilang jangan panggil 'non'!" ucap Hani galak yang di bala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN