Harta adalah sesuatu yang menyenangkan. Membuat manusia bisa membeli banyak hal. Itulah kenapa hal itu kerap kali menjadi alasan untuk keserakahan. Alvin berjalan di belakang dua orang yang sejak tadi terus saja berdebat tentang harta. Menuju sebuah ruang utama yang disana juga akan dilakukan pembicaraan yang lagi-lagi tentang harta. Sungguh Alvin muak dengan hal itu. Kenapa tidak ada yang menyadari bahwa cinta, rasanya jauh lebih luar biasa? Disana sudah ada banyak orang berkumpul, yang menjadi fokus Alvin adalah istrinya yang entah kenapa terlihat begitu cantik senyumnya. Sebersit perasaan lega hinggap di hati Alvin. Seolah mengangkat sebagian besar dari beban di hatinya. Wina baik-baik saja, itu sudah menjadi hasil perjuangan paling membahagiakan untuk laki-laki itu. “Ayo kita selesa