Semua persiapan telah di lakukan sebaik mungkin oleh Felix selama lima hari belakangan sejak Maya sudah menandatangani surat pernikahan, dia tidak mengadakan acara besar hanya acara yang mengundang beberapa orang untuk hadir di acaran pernikahan Felix dan Maya. Wajah Maya yang melihat para tamu menghadiri acara itu terlihat pucat, tangannya mengepal dari balik jendela. “Nyonya, anda harus bersiap juga” ucap seorang wanita yang akan membantu Maya untuk bersiap memakai baju pengantin dan juga merias wajah Maya. Hari yang begitu berarti ini akan akan segera terjadi, debaran jantung Maya sulit di kendalikan, Maya berbalik dia membuka tas yang berada di samping tempat tidur mengeluarkan obat agar ia bisa merasa lebih tenang. Namun, Felix segera merebut botol itu dari Maya. “Berhenti mengko

