Sebuah benda melayang menghantam dinding hingga hancur berserakan, emosi memuncak pada diri Sahara yang mengetahui Felix berhasil menemukan Maya, belum lagi informasi kedatangan orang tua Felix untuk pembatalan pernikahannya yang bisa di hitung hari lagi semakin membuat emosinya nyaris sampai ubun-ubun. “Arrggh!! Dasar tidak berguna, lebih baik jika aku membunuhmu dari awal” ujar Sahara kemudian duduk dengan kesal di atas sofa. Pintu kamar terbuka dan orang yang baru masuk itu di buat terkejut dengan kondisi kamar yang berantakan. “Meski kamu hancurkan semua barang di kamarmu hal itu tidak akan merubah keputusan keluarga Felix untuk membatalkan pernikahan kalian” “Kakak juga membela keluarga Felix yang dengan tiba-tiba datang menawarkan putranya lalu kemudian memutuskan secara sepihak,

