Pukul delapan malam, Maya duduk menghadap keluar jendela melihat suasana malam di kota jakarta yang padat. Kata-kata Felix hingga kini masih terngiang dipikiran bahkan beberapa kali Maya menghela nafas. Kepalanya menoleh ketika melihat pintu di buka, di sana Mason dan Felix masuk, Maya berdiri untuk menghampiri. “Kamu kembali dengan ayahmu, Mama pikir kalian akan tinggal di rumah grandma.” ucap Maya. “Mason bersikeras ingin tinggal disini denganmu.” jawab felix. “And Daddy too!” tambah Mason, Felix mengusap kepala putranya lalu pergi menuju kamar mandi untuk membasuh tangan. “Kalian akan tinggal disini?” tanya Maya. Mason mengambil apel yang ada di meja lalu mengigit buah apel yang berukuran besar itu, “Hem, karena mama belum boleh ke rumah grandma jadi aku dan Daddy yang pergi menem

