"Cinta itu tidak melulu melekat pada kebersamaan. Tapi melekat pada doa-doa yang dirapalkan tiap malam." ----- Seluruh tamu undangan tidak henti-hentinya mengucapkan kata selamat pada Richard dan Nathania. Semua orang nampak larut dalam euforia kebahagiaan dari pesta pertunangan mewah ini. Sementara seluruh undangan tengah sibuk menyantap hidangan, Richard yang sedang melihat Cassandra sedang bersantai langsung menghampiri lalu menariknya ke tepi taman. "Mama hutang penjelasan denganku," bisik Richard. Cassandra terkekeh pelan. Menjaga raut wajahnya agar tetap terlihat anggun. "Oh, ayolah, Nak. Nikmati saja pestamu dulu. Kalau semuanya sudah selesai, Mama janji akan menjelaskan semuanya," Richard menggeleng tidak percaya melihat kelakuan ibunya sendiri. Sementara di posisi berbeda, N