BAB 51

1305 Kata

“Kamu bilang rekaman itu bersih tanpa jejak! Kenapa sekarang log server bisa bocor ke tangan Thalia?!” bisik Chika setengah berteriak di sudut toilet gedung administrasi. Suara desisan napas Chika bergetar dipenuhi ketakutan yang merayap hingga ke ujung jari-jarinya. Di balik pintu toilet lantai empat yang tertutup rapat, bayangan layar proyektor sidang yang menampilkan deretan nama USER_ID: MAYA_ARISTHI beserta stempel waktu digital masih terbayang sangat jelas di ruang matanya. Maya berdiri di hadapan Chika seraya membenahi kerah seragamnya dengan jemari yang ikut gemetar pelan, meski ia mati-matian berusaha mempertahankan sisa-sisa wajah tenangnya. “Kecilkan suaramu, Chika! Kamu mau seluruh orang di luar mendengar ucapanmu?” gertak Maya tajam seraya menatap Chika lewat cermin wastafe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN