BAB 53

1349 Kata

“Saya ini Pilot in Command di kokpit, Thalia! Tugas saya melindungi kru dan orang yang saya sayangi!” seru Valen dengan nada tinggi yang jarang terdengar. Suara bariton yang biasanya tenang dan terkontrol saat melafalkan fraseologi penerbangan itu kini memecah keheningan perimeter luar landasan Bandara Juanda. Angin sore bertiup kencang membawa aroma tanah basah dan desing gemuruh mesin jet yang baru saja mendarat dari kejauhan. Pagar kawat pembatas bandara menjadi saksi bisu dua insan berbalut seragam yang berdiri berhadapan dengan raut wajah tegang. Thalia menatap Valen lurus-lurus. Matanya memerah, namun tak ada sedikit pun riak ketakutan di sana. Ia melipat kedua tangannya di d**a, mempertahankan jarak yang dingin di antara mereka. “Di kokpit kamu memang Pilot in Command, Valen,” pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN