“Di meja makan ini, saya tidak melihat seorang gadis yang butuh perlindungan keluarga Aksara, melainkan wanita independen yang baru saja menyelamatkan nama baik dunia penerbangan,” ucap Barandra Aksara sambil menatap Thalia tajam dari ujung meja makan panjangnya. Dentangan pelan alat makan porselen yang beradu dengan meja jati berukir mendadak terhenti. Di dalam ruang makan megah berlantai marmer impor dan berhiaskan lampu kristal gantung yang memancarkan cahaya keemasan hangat, atmosfer intimidasi terasa begitu pekat. Kediaman keluarga Aksara di kawasan elit Jakarta Selatan ini memancarkan wibawa dan d******i yang sanggup meliukkan keberanian siapa pun yang melangkah masuk ke dalamnya. Thalia duduk tegap di sisi kanan meja, mengenakan gaun formal berwarna biru gelap yang terkoordinasi a

